Rabu, 25 Februari 2009

Style rambut berbasis emo


Saat ini banyak kita temui potongan rambut yang bermacam-macam bentuk dan variasinya. Salah satunya adalah Fashion Rambut Emo dan Harajuku. Eitsss tunggu dulu, Emo dan Harajuku ini bukan nama orang tetapi fashion rambut yang lagi tren pada jamannya. Ini terbukti sebagian besar anak-anak muda saat ini khususnya mahasiswa menyukai tern rambut ini.

Tren rambut berponi yang disisir rapi kesamping menutupi mata dan pendek pada bagian belakang adalah ciri utama Emo style. Potongan rambut ini dikenal banyak remaja setahun belakangan ini. Seperti potongan rambut Iyan Kasela vokalis band Radja, Kangen band dan masih banyak lagi. Emo Style ini dijuluki rambut berat sebelah.
Sedangkan potongan rambut acak-acakan dan unik adalah Harajuku Style yang identik dengan potongan rambut Jepang, potongan rambut ini sudah ngtren beberapa tahun belakangan.


Tapi apakah dengan potongan rambut Emo dan Harajuku ini tidak meresahkan remaja laki-laki yang biasanya identik dengan rambut pendek??

Juli mengatakan, suka dengan potongan rambut jaman sekarang yaitu Emo dan Harajuku. Potongan rambut ini menggambarkan karakter remaja kebanyakan yang tidak mau dibatasi olehapapun dan siapapun. ‘’Biar kelihatan modis dan gaul,’’ ujar cowok tinggi yang sekarang ini berstatus mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan (FKIP) Bahasa dan Sastra.

Hal senada diutarakan Bankga, mahasiswa Universitas Muhamadiyah (Umri) jurusan Faskultas Ilmu Komunikasi (Fasilkasi). Dia mengaku bahwa telah menemukan jati dirinya dengan mempunyai rambut Harajuku. ‘’Dengan rambut begini aku merasa nyaman dan tambah Percaya Diri alias PD ketika menghadiri kegiatan yang berhubungan dengan remaja,’’ tutur cowok Chines yang suka ngikutin evolusi hair style (gaya rambut).

Begitu juga dengan Dirga dan Edhi. Siswa SMAN 12 ini sangat menyukai tren rambut zaman sekarang yaitu Harajuku. menurut Dirga model rambut Harajuku tambah keren apabila dimodifikasi dengan warna-warna rambut. ‘’Apalagi yang berwajah oriental akan lebih cocok dengan tokoh animasi Jepang,’’ sambung Edhi.

Lain halnya dengan Riko mahasiswa Unri ini. Dia mengatakan rambut yang mengikuti perkembangan global itu adalah Rock n Roll. ‘’Gaya rambut yang geometric dan spike apalagi dicampur unsur gimbal,’’ ujarnya sambil ngebas kepada Xpresi ketika ditemui di Fakultasnya FKIP Bahasa dan Sastra.

Sepintas ternyata nama Emo dan Harajuku ini mempunyai sejarah yang mana nama Emo sendiri adalah singkatan dari Emotional. Emo yang berasal dari aliran musik yang menceritakan tentang perasaan seseorang yang muncul akibat putus asa, masokis, cengeng dan terbuang. Kemudian meluapkanya ke dalam musik. Lama kelamaan Emo berkembang menjadi gaya hidup, tingkah laku manusia yang mengaku dirinya adalah Emo.

Sedangkan nama Harajuku ini merupakan nama tempat dari sebuah kawasan kecil di Tokyo, Jepang. Tepatnya di daerah sekitar Stasiun Harajuku. Sebuah stasiun yang dekat dengan Sibuya. Semenjak itu Harajuku menjadi tempat berkumpul favorit anak-anak muda yang berpenampilan unik dan nyentrik. Mereka bebas berekspresi dan berdandan yang inspirasinya diambil dari para tokoh animasi Jepang. Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan zaman selalu membawa perubahan bagi budaya-budaya yang ada.

Senin, 23 Februari 2009

Pantaskah Demokrasi Di indonesia?????

Demokrasi di dalam modernisasi memang banyak sekali menguntungkan di dalam negara itu sendiri, tetapi bagi negara dependensi seperti indonesia menururut saya sangat bertolak belakang dari keberuntungan itu sendiri kenapa, bukannya saya mau mencela atau menghina kaum bangsa sendiri tapi memang inilah keadaan yang di gambarkan secara real di kehidupan kita bahwa masyarakat indonesia masih memiliki pola pikir yang miskin, maksud dari pernyataan saya ialah dimana pola pikir masyarakat kita mayoritas tidak bisa berfikir maju, ambil contoh saja pemerintah kita memberikan dana berupa BLT yang di berikan ke pada masyarakat miskin di lihat dari pandangan jangka pendek memang benar hal ini sangat membantu masyarakat itu sendiri tp dalam jangka panjang who know?? masyarakat kemungkinan besar malah jadi masyarakat yang pemalas yang hanya meminta terus menerus tanpa mau berusaha istilahnya seperti anak kecil yang sedang menagis meraung-raung meminta permen...

So bila main set pikiran masyarakat indonesia masih seperti itu bagaimana mereka berdemokrasi?, tujuan dari demokrasi itu ialah di mana suara dari seluruh himpunan masyarakat menjadi satu dan menjadi suatu kebijakan, akan tetapi bila masyarakatnya saja masih memiliki pola pikir miskin seperti ini wahhh...demokrasi hanya di jadikan ajang pemainan bagi masyarakatnya itu sendri padahal majunya dari negara kita ini ialah proses demokrasi itu sendiri yang harusnya menciptakan suatu yang baru bukan meminta suatu yang baru, saya setuju bila demokrasi di indonesia ini tidak ada asalakan pemerintah bisa membimbing negara ini untuk serius mengkedepankan kemajuan negara yang paling utama ialah pendidikan...

Chayo indonesia berubahlah jangan bangga menjadi negara yang dependensi.......

Sabtu, 07 Februari 2009

TEORI MODERNISASI KLASIK



Teori Stuktural Fungsionalisme

Pemikiran Talcott Parsons memandang masyarakat manusia tak ubahnya seperti organ tubuh manusia, dan oleh kerena itu masyrakat manusia dapat juga dipelajari seperti mempelajari tubuh manusia.

Pertama, seperti struktur tubuh manusia yang memiliki berbagai bagian yang saling berhubungan satu sama lain. Oleh kerena itu, masyarakat menurut Parson juga mempunyai berbagai kelambagaan yang saling terkait dan keterhantungan satu sama lain.

Kedua, karena setiap bagian tubuh manusia memiliki fungsi yang jelas dan spesifik, maka dengan demikian pula setiap bentuk kelambagaan dalam masyarakat. Parson merumuskan istilah ”fungsi pokok” (fungtional imperative) untuk menggambarkan empat macam tugas utama yang harus di lakukan agar masyaraklat tidak ”mati”, yang terkenal dengan sebutan AGIL (adaptation to the envorontment, goal attaintment, integration dan latency).

Analogi dengan tubuh manusia mengakibatkan Parson merumuskan konsep ”keseimbangan dinamis-stasioner” (homeostatic equilibrium). Jika satu bagian tubuh manusia berubah, maka bagian lain akan mengikutinya. Ini dimaksudkan untuk menguragi ketegangan intern dan mancapai keseimbangan baru. Demikian juga yang terjadi pada masyarakat. Masayarakat selalu mengalami perubahan, tetapi teratur. Perubahan sosial yang terjadi pada satu lembaga lain untuk mencapai keseimbangan baru.

Namun demikian, teori fungsionalisme sering disebut sebagai konservatif, karena menganggap bahwa masyarakat akan selalu berada pada situasi harmoni, stabil, seimbang, dan mapan. Bias ini terjadi karena analogi dari masyarakat dan tubuh manusia yang dilakukan oleh Parson bisa diilustrasikan, bahwa tidak mungkin terjadi konflik antara tangan kanan dengan tangan kiri dengan tangan kanan, demikian pula tidak mungkin terjadi ada satu tubuh manusia yang membunuh dirinya sendiri dengan sengaja. Demikian pula karakter yang terdapat dalam masyarakat. Lembaga masyarakat akan selalu terkait secara harmonis, berusaha menghindari konflik, dan tidak mungkin akan menghancurkan keberadaannya sendiri.

Parson merumuskan konsep ”faktor kebakuan dan pengukur (pattern variables), dalam rangka menjelaskan perbedaan masyarakat tradisional dengan masyarakat modern. Faktor kebakuan dan pengkur (FKP) ini menjadi alat utama untuk memahami hubungan sosial yang langgeng, berulang dan mewujud dalam sistem kebudayan, yang bagi Parson merupakan sistem yang tertinggi dan terpenting.

Selanjutnya, dalam kaitannya dengan hal tersebut, ada sesuatu yang disebut dengan hubungan ”kecintaan dan kenetralan” (affective dan effective-neutral). Masyarakat tradisional cenderung memiliki hubungan ”kecintaan”, yakni hubungan yang mempribadi dan emosional. Masayarakt modern memiliki hubungan kenetralan, yakni hubungan kerja yang tidak langsung, tidak mempribadi dan berjarak. Parson juga merumuskan hubungan ”kekhususan dan universalitas” (particularistic dan universalistic). Masyarakat tradisional cenderung untuk berhubungan dengan anggota masyarakat dari satu kelompok tertentu, sehingga ada rasa untuk memilkul beban tanggung jawab bersama, sementara anggota masyarakat modern berhubungan satu sama lain dengan batas-batas norma universal, lebih tidak terkait dengan tanggung jawab kelompok dan kekhususan. Masyarakat tradisional biasanya memiliki kewajiban-kewajiban kekeluargaan, komunitas dan kesukuan (orientasi kolektif), sementara masyarakat modern lebih bersifat individualistik (orientasi diri-self orientation). Parson juga mneyatakan, bahwa masyarakat tradisional memandang penting status warisan dan bawaan (achievement). Selanjutnya Parson menyatakan bahwa masyarakat tradional belum merumuskan fungsi-fungsi kelembagaannya secara jelas (functionally diffused) dan karenanya akan terjadi pelaksanaan tugas yang tidak efisien, sebaliknya masyarakat modern tidak merumuskan secara jelas tugas masing-masing kelembagaannya (functionally specific)

Smelser : Differensiasi Struktural

Baginya modernisasi akan selalu melibatkan diferensiasi struktural. Ini terjadi karena, dengan proses modernisasi, ketidakteraturan masyarakat yang menjalankan berbagai fungsi yang lebih khusus. Bangunan bari ini sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari berbagai substruktur yang terkait dalam menjalankan keseluruhan fungsi yang dilakukan oleh bangunan struktur lama. Perbedaannya, setelah adanya diferensiasi struktural, pelaksanaan fungsi akan dapat dijalankan secara efisien.

Contoh klasik diferensisasi struktural dapat dijumpai pada lembaga ”keluarga”. Pada masa lalu, keluarga tradisional memilki struktur yang tidak teratur rumit. Didalam suatu atap berdiam banyak keluarga, terdiri dari berbagai generasi, dan biasanya berjumlah banyak. Keluarga hanya bertanggung jawab terhadap beban penerusan keturunan dan penanggungan emosi bersama, melainkan juga bertanggung jawab terhadap produktivitas kerja (ladang pertanian bersama), pendidikan (proses sosialisasi), kesejahteraan (memberikan perawatan manusia usia lanjut) dan pendidikan agama (pemujaan kepada arwah orang tua yang meninggal).

2.3 Implikasi Kebijaksanaan pembangunan

Pertama, teori modernisasi membantu memberikan secara implisit pembenaran hubungan kekuatan yang bertolak-belakang antara masyarakat ”tradisional” dan ”modern”. Kerena Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat disebut sebagai negara maju dan negara Dunia Ketiga dikatakan sebagai tradisional dan terbelakang, maka negara Dunia Ketiga perlu melihat dan menjadikan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat sebagai model dan panutan.

Kedua, teori modernisasi menilai idiologi komunisme sebagai ancaman pembangunan negara Dunia Ketiga, jika negara Dunia Ketiga hendak melakukan modernisasi, mereka perlu menempuh arah yang telah dijalani oleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat, dan oleh karena itu mereka hendaknya berdiri jauh dari pahan komunisme. Untuk mencapai tujuan itu, teori modernisasi menyarankan agar negara Dunia Ketiga melakukan pembangunan ekonomi, meninggalkan dan mengganti nilai-nilai tradisional dan melembagakan demokrasi politik.

Ketiga, teori modernisasi mampu memberikan legitimasi tentang perlunya bantuan asing, khususnya dari Amerika Serikat. Jika dan kerena yang diperlukan negara Dunia Ketiga adalah kebutuhan investasi produktif dan pengenalan nilai-nilai modern, maka Amerika dan megara maju lainnya dapat membantu dengan mengirimkan tenaga ahli, mendorong para pengusaha untuk melakukan investasi di luar negeri dan memberikan bantuan untuk negara Dunia Ketiga.

2.4 Hasil Kajian Teori Modernisasi Klasik

Inkeles: Manusia Modern

Menurut Inkeles, mausia modern akan memiliki berbagai karakteristik pokok berikut ini:

 Terbuka terhadap pengalaman baru. Ini berarti, bahwa manusia modern selalu berkeinginan untuk mencari sesuatu yang baru.

 Manusia modern akan memilki sikap untuk semakin independen terhadap berbagai bentuk otoritas tradisional, seperti orang tua, kepala suku dan raja.

 Manusia modern percaya terhadap ilmu pengetahuan, termasuk percaya akan kemampuannya untuk menundukkan alam semesta

 Manusia modern memiliki orientasi mobilitas dan ambisi hidup yang tinggi. Mereka berkehendak untuk meniti tangga jenjang pekerjaannya.

 Manusia modern memilki rencana jangka panjang. Mereka selalu merencanakan sesuatu jauh didepan dan mengetahui apa yang kan mereka capai dalam waktu lima tahun kedepan.

 Manusia modern aktif terlibat dalam percaturan politik. Mereka bergabung dengan berbagai organisasi kekeluargaan dan berpartisipasi aktif dalam urusan masyarakat lokal.

2.5 Kritik Terhadap Teori Modernisasi

Pengkritik meyatakan keberatannya pada asumsi teori fungsionalisme, tentang pertentangan antara tradisi dengan modern. Pertama, menanyakan tentang apakah sesungguhnya yang disebut dengan tradisi? Apakah benar bahwa Dunia Ketiga memiliki seperangkat nilai tradisional yang hogen dan harmonis? Menurut mereka, negara Dunia Ketiga memiliki sistem nilai yang heterogen. Di negara Dunia Ketiga , misalnya, dapat dijumpai nilai tradisional kebesaran yang dimilki oleh para elite masyarakatnya, dan sekaligus juga nilai tradisional kebanykan yang dimilki oleh massa rakyat banyak. Elite masyarakat memilki rasa dan apresiasi yang tinggi terhadap puisi, lukisan, tarian, pemburuan, kenikmatan, dan filsafat; sementara massa rakyat banyak memberikan rasa apresiasi yang tinggi pada kerja keras, ketekunan, kehematan, dan ketidaktergantungan pada penghasilan.

Kedua, menanykan tentang apakah sesungguhnya nilai tradisional dan nilai modern selalu bertolak belakang? Disatu pihak, menut pengkritik, dalam masyarakat tradisional juga terdapat nilai-nilai modern. Sebagai contoh, didalam masyarakat tradisisonal Cina yang memberikan nilai penting pada status warisan dan bawaan, disaat yang sama juga memberikan nilai penting pada sistem ujian yang tidak mengenal hubungan pribadi dan juga menekankan pentingnya kebutuhan berprostasi. Di pihak lain, nilai-nilai tradisional juga dijumpai dan hadir dengan tagar ditengah-tengah masyarakjat modern. Nilai-nilai khusus, seperti usia, suku, jenis kelamin, tidak mungkin dapat dihilangkan sama sekali dalam, misalnya, proses penarikan dan promosi tenaga kerja pada birokrasi modern. Oleh karena itu, menurut pengkritik ini, nilai tradisional dan nilai modern akan selalu hidup berdampingan.

Ketiga, menyatakan tentang apakah sesungguhnya nilai-nilai tradisional selalu menghambat modernisasi? Apakah selalu diperkirakan untuk menghilanghkan nilai-nilai tradisional jika hendak mencapai modernisasi?. Bagi pengritik, terkadang nilai-nilai tradisional sangat membantu dalam upaya modernisasi. Sekadar contoh, dalam proses modernsasi Jepang. Nilai-nilai tradisional seperti ”loyalitas tanpa batas pada kaisar” akan dengan mudah untuk diubah menjadi ”loyalitas pada perusahaan”, yang akan membantu meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan mengurangi perputaran dan perpindahan tenaga kerja antarperusahaan.

Terakhir, pengritik meragukan tentang kemampuan proses modernisasi untuk secara total menghapuskan niali tradisional. Untuk pengkritik dengan jelas menyatakan, bahwa nilai tradisisonal memang masih akan selalu hadir ditangah proses modernsasi. Ini seperti yang telah dijelaskan oleh teori kelambatan budaya (cultural lag theory), bahwa nilai tradisional masih akan tetap hidup untuk jangka waktu yang panjang, sekalipun faktor situasi awal yang menumbuhkan nilai tradisional tersebut telah tiada.

2.6 Hasil Kajian Baru Teori Modernisasi

Dengan adanya berbagai pengritik tentang teori modernisasi klasik, maka teori ini menguji kembali berbagai asumsi dasarnya. Jika demikian halnya, maka hasil kajian baru ini, dalam batas-batas tertentu yang berarti, berbeda dengan teori modernisasi klasik dalam beberapa landas pijak berikut ini.

Pertama, hasil kajian baru teori modernsasi ini sengaja menghindar untuk memperlakukan nilai-nilai tradisional dan modern sebagai dua pengkat sistem nilai yang secara total bertolak belakang. Dalam hasil kajian baru ini, dua perangkat sistem nilai tersebut bukan saja dapat saling mewujud saling berdampingan, tetapi bahkan dapat saling mempengaruhi dan bercampur satu sama lain. Disamping itu, hasil kajian batu ini tidak lagi melihat bahwa nilai tradisional merupakan faktor penghambat pembangunan, bahkan sebaliknya, kajian baru ini secara sungguh-sungguh hendak berusaha menunjukkan sumbangan positif yang dapat diberikan oleh sistem nilai tradisional. Konsepsi ini telah banyak membukua pintu dan merumuskan agenda penelitian baru, yang oleh karenanya, peneliti teori modernisasi, kemudian lebih banyak memberikan perhatian kepada pengkajian nilai-nilai tradisonal (seperti: familisme, agama rakyat, budaya lokal), dibanding pada masa-masa sebelumnya.

Kedua, secara metodologis, kajian baru ini juga berbeda. Hasil harya baru ini tidak lagi berstandar teguh pada pada analisa yang abstrak dan tipologi, tatapi lebih cenderung untuk menberikan perharian yang seksama pada kasus-kasus nyata. Hasil kajian baru ini tidak lagi merupakan unsur keunikan sejarah. Sejarah sering dibggap sebagai faktor yang signifikan untuk menjelaskan pole perkembangan dari satu negara tertentu. Bahkan dalam kajian kasus-kasus yang mendalam sering di jumapi dibantui dengan analisa dari perspektif studi bandingnya. Karya baru ini secar jernih menanyakan berbagai kemungkinan dan sebab mengapa seperangkat pranarta sosial yang sama memainkan pern yang berbeda di negara yang berbeda.

Ketiga, sebagai akibat dari perhatiannya terhadap sejarah dan analisa anggapan tentang gerak satu arah pembangunan yang menjadikan barat sebagi satu-satunya model. Sebagai gantinya, karya-karya penelitian ini kemudian begitu saja menerima kenyataan bahwa negara Dunia Ketiga dapat memilki kesermpatan untuk menempuh arah dan menentukan model pembangunannya sendiri.

Terakhir, hasil kajian baru teori moderinsasi ini lebih memberikan perhatian pada faktor eksternal (lingkungan internasional) dibanding pada masa sebelumnya. Sekalipun perhatian utamanya masih pada faktor internal, perana faktor internasional dalam mempengaruhi proses pembangunan Negar Dunia Ketiga ini juga menaruh perhatian pada faktor konflik. Bahkan dalam analisanya, karya baeru ini sering berhasil mengintegrasikan dengan baik faktor konflik kelas, dominasi idiologi dan peranan agama.

Tabel persamaan dan perbedaan antara teori modernisasi klasik dengan teori modernisasi baru


Teori Modernisasi Klasik

Teori Modernisasi Baru

Persamaaan



Keprihatinan

Negara Dunia Ketiga

Sama

Tingkat analisa

Nasional

Sama

Variable pokok

Faktor internal:

Nilai-nilai budaya pranata sosial

Sama

Konsep pokok

Tradisional dan modern

Sama

Implikasi kebijaksanaan

Modernisasi memberi muatan positif

Sama

Perbedaan



Tradisi

Sebagai penghalang pembangunan

Faktor positif pembangunan

Metode kajian

Abstrak dan kontruksi tipologi

Studi kasus dan analisa sejarah

Arah pembangunan

Garis lurus dan menggunakan USA dan negara-negara Eropa Barat sebagai model

Berarah dan mermodel banyak

Faktor ekstern dan konflik

Tidak memperhatikan

Lebih memperhatikan

2.7 Modernisasi Di Indonesia

Negara Indonesia merupakan Negara yang sedang berkembang yang sedang berupaya membangun masyarakatnya dari masyarakat tradisional ke masyarakat modern. Hal itu dilakukan dengan adanya pembangunan masyarakat secara keseluruhan dalam bidang modernisasi.

Tujuannya adalah meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat Indonesia agar setara dengan masyarakat modern bangsa lain. Oleh sebab itu modernisasi di Indonesia dapat dikatakan terbuka, artinya bahwa dalam proses modernisasi tidak tertutup kemungkinan untuk menerima unsur-unsur dari luar. Namun tentunya harus ada filterisasi (penyaringan) terhadap unsur-unsur dari luar.

Gejala-gejala yang tampak dari proses modernisasi di Indonesia meliputi segala bidang, baik teknologi, politik, sosial, ekonomi, agama dan kepercayaan.

Jumat, 06 Februari 2009

PENJAGA SIAL


13 NOV 2008

Minggu ni masih minggu-minggu UTS (ujian tengah semester). Walah pokoe gw ga ngerti abis yang namanya mata kuliah system hukum Indonesia, karena apa, krna mata kuliah gue tuh komunikasi, trus maen masuk ajah tuh matakuliah sialan..yah nasi udah jadi bubur pagi itu gw bangun jam 8 beres2 trus mandi bersihin badan di pelosok-pelosok tertentu yah sudah mulai hitam :p ,udah gtu skitar jam 11 temen gw namanya Laga datang wat ngecek tugas buat lusa,karena tu tugas udah hampir selesai and masih kurangnya banyak, harusnya di kerjain ma indra, dia salah satu personil kelompok tugas kita,tp ya gtu deh namanya manusia malas ada ajah alesannya, katanya mau datang jam 12 siang eh alesan sakit, pake acara sumpah serapah segala lg,gat tau sakitnya apa yang jelas dia harus bayar denda 20 rbu (kapok).

oh iah lupa sebelumnya gw tuh persiapan hari ini jam 2 siang udah mulai UTS tp jam 11:30 gw ma laga malah maen game, sangking serunya, kita maen ampe jam 1:30 gila padahal belum ngapalin blas tuh ujian (bangkeeee dalem hati)…..akhirnya gw cabut ke kampus ma laga jam 2 kurang,huf tp untungnya sih masih belom dateng tuh sang jagal alias penjaga …jam 2 teng tuh sang jagal dateng sambil bawa kampak eh soal ujian, yah gua harap sih open book alias boleh buka buku,eh ternyata tuhan berkehendak lain tuh soal ada 8 udah gtu ga boleh buka buku…aghhhhhh

15 menit pertama gw liad soal, ga ngerti semua jadinya ngelamun..gw ngelamun masuk pertamina jd PR di sana. udah beres 15 menit ngelamun gw liad pinggul cwe depan gw yang bajunya belum jadi,padahal dia berjilbab loh.beres ngiler ngeliatin tuh pinggul ampe basah semua lembaran ujian gw..tuh si penjaga dateng celingak-celinguk, and ga lama si penjaga udah nemuin aja tuh harta karun salah satu mahasiswa alias contekan, brapa menit kemudian lama2 makin banyak senjata kawan2 seperjuangan gw yang di lucuti alias contekan yang macam rupa bentuknya, ada yang besar banget kaya proposal ada juga yang kertas kecil tulisannya pun kecil2 ( gw bingung dia nyontek sambil bawa kca pembesar kali yah soalnya tulisan di contekan itu kecil banget.memang zaman semakin modern)..

Keadaan kelas semakin panas dan menegangkan soalnya jam 2 siang..and gw tegang soalnya ni soal bener2 ga gw ngerti..akhirnya sang jagal waktu itu ada telepon and dia keluar kelas sambil megang hpnya ,yah gw berharap tuh yang telp bininya yng marah2 gr2 dia selingkuh dengan kebo :P. gw langsung inisiatif Tanya ke belakang,kebetulan di belakang gw tuh si laga,percakapannya seperti ini:
Gw: ga no 7 lu udah belom?
Laga:yah ini juga belom sep…
Gw: (sial padahal gw dah berharap dapet semua jawabannya)

Akhirnya gw ma laga Tanya no 7 ke wildan,dia juga salah satu personil tugas kelompok. gw ma laga bilang ”dan no 7 lu udah belom?” yang bikin jengkel mulutnya komat-kamit ngasih tau jawaban tp suaranya ga keluar.setelah gw dapet jawaban dari tuh dukun komat kamit tiba2 “BRAK” pintu kelas ke buka kenceng banget ampe semuanya kaget, gw yang waktu ntu nahan pipis akhirnya keluar 15%, udah gtu cwe yang di depan gw pinggulnya makin terbuka lebar gara2 kaget, spontan gw ngiler abis2san liat tu pinggul…

sang penjaga ngomong: kenapa kaget ,ni yang kaget yang pada nyontek pastinya.
Grrrr emosi banget deh gw liat tuh penjaga yang mukanya mirip kebo.yah akhirnya gw keluar juga dari tu ruangan,and baca2 lagi buku yang ngebahas mata kuliah yang td. Setelah gw baca ternyata jawaban gw kebalik yang no 2 malah gw isi ke no 3 udah gtu si laga nyontek lagi Hiahhhhhhhhhhh ini semua pasti gara si cwe pinggul terbuka dan si penjaga kebo sialan yang bikin konsentrasi gw buyar….Uts kali ini gw sial total.

Kuliahhhh???????

Definisi Makna Kuliah

Belajar di perguruan tinggi merupakan suatu pilihan strategik dalammencapai tujuan individual seseorang. Semangat, cara belajar, dan sikap mahasiswa terhadap belajar sangat ditentukan oleh kesadaran akan adanya tujuan individual dan tujuan lembaga pendidikan yang jelas.

Dosen dan kuliah bukan merupakan sumber pengetahuan utama. Oleh karena itu, perlu diredefinisi pengertian kuliah sejak mahasiswa masuk perguruan tinggi. Kuliah merupakan ajang untuk mengkonfirmasi pemahaman mahasiswa dalam proses belajar mandiri. Untuk mendukung proses belajar mengajar seperti itu, pengendalian proses belajar harus dipandang lebih penting daripada hasil atau nilai ujian. Kalau proses belajar dijalankan dengan baik, nilai merupakan konsekuensi logis dari proses tersebut. Kalau proses belajar tidak dikendalikan secara semestinya, nilai tidak akan mencerminkan adanya perubahan perilaku walaupun nilai tersebut menambah atribut seseorang. Dengan demikian, akhirnya perguruan tinggi hanya berfungsi sebagai lembaga jasa pengujian (testing service institute) bukan lembaga pendidikan.

Banyak jalan menuju sukses pribadi. Perguruan tinggi paling tidak memberi jalan dan kontribusi yang berarti untuk menuju sukses pribadi sekaligus sukses bagi masyarakat.Perilaku mahasiswa di perguruan tinggi akan mewarnai berbagai sukses pribadi seseorang dan juga sukses masyarakat dan negara.

Dalam kondisi budaya belajar yang terlanjur menyimpang dari tujuan belajar yang seharusnya, tugas perguruan tinggi adalah mengubah secara radikal budaya menyimpang tersebut. Kesan keliru tentang arti kuliah dan belajar dapat diubah bila perguruan tinggi menciptakan citra baru tentang makna belajar melalui perubahan proses pembelajaran. Tidak selayaknya perguruan tinggi mengikuti selera mahasiswa atau masyarakat yang keliru. Perguruan tinggi harus mampu menghasilkan lulusan yang dapat mengubah masyarakat menjadi lebih baik.

Pertanyaan mendasar yang diajukan oleh Hall dan Cannon (1975) berikut ini perlu direnungkan dalam penyelenggaraan perguruan tinggi:

Should a university course be devised to help a student to fit into society or to encourage a student to change society?

Jadi, fungsi perguruan tinggi tidak hanya memberi keterampilan yang sesuai dengan kebudayaan tenaga kerja (link and match) tetapi lebih dari itu: memberi wawasan, visi, kearifan, daya inovasi daya belajar cepat dari situasi, daya nalar kritis, dan kepribadian kesarjanaan.

Virus Cekikikan

9 NOV 2008

Wew hari pertama gw UTS and ne hari terakhir juga latian PSM (Paduan suara mahasiswa) bukan terakhir selamanya sih tapi terkahir latian ampe minggu depan, trus yah lat lagi tiap hari..nah hari ni gw plong banget tenggorokannya jd gw nyanyi paling besar sendiri suranya and gw rasa ketua kelompok gw di bagian tenor cukup senang mendengar suara and bibir seksi yang sengaja gue poles lips glos biar nyanyi sambil bling2 gtu bibirnya..setelah lumayan lama latihan akhirnya kita break sebentar, di sela2 break gw ma dollah (nama aslinya sih abdulah husein he3) nyanyi2 ga jelas gtu,trus dollah ngajarin gua caranya tampil di atas panggung, suer gayanya aneh banget and bikin gue eneg liadnya masa lagu kotak tp goyangnya goyang patah-patah, dia semangat banget ngajarin gue tu goyang patah2, yah bikin orang seneng gpp deh, gua simak aja dia sambil pasang senyum najong..

Setelah lama break and liat goyang patah2 yang ga banget ntu akhirnya kita di suruh kumpul di aula tengah.. kita lat ama mas kartono di sela2 lat gw sempet di puji loh ama mas kartono krna suara gw paling halus ho3 makasih yah mas, belum lama di puji pas lagi asik2 nyanyi gw di tegur ama mas kartono gara2 gue klo nyanyi di nada tinggi muka gue sering menghadap ke atas gtu, yah mau apa lagi coz emang gua ga kuat dan lagi kan gw punya penyakit ayan di leher harap maklum lah….

Di sela2 lat gua juga punya kenalan baru di tenor, dia sih anak baru di PSM namanya Tanto, bekacamata anak jur matematika, pas banget yah anak matematik pasti bekacamata, knapa yah?, tp gue punya asumsi klo mreka yang bekacamata tuh telmi, kenapa?, karena mreka kelamaan baca buku, mreka tuh bukan lama baca karena bukunya tebel tapi lama ngertiin tu bacaan apa maksud dan maknanya, makanya tuh buku di plototin terus ampe matanya beraer, banjir pula nah makanya mreka pake kacamata…yang pake kacamata peace yah, ntu Cuma asumsi bodoh gw yang gue ajuin ke dosen.

Nah si tanto ni anaknya murah ketawa juga loh,gw banyol dikit ketawanya berlebihan banget,coba aja klo gw banyolnya banyak dia udah tewas kali gara2 ketawa ampe lupa nafas,gw sering panggil dia yahya,soalnya nama Tanto sulit banget kadang gue lupa nama dia terus gue panggil Toni, Anto, Yanto terkahir gw panggil joko. kenapa harus yahya soalnya klo inget nama tanto jadi inget nama pembawa acara Tantowiyahya..gw ngomong gtu ke dia, dia malah cekikikan ga jelas and temennya yang di sebelah juga ikut cekikikan sampe2 mirza yang ada di ujung ajah ikut cekikikan ni virusnya cepet banget menular..yah karena dia udah cekikikan artinya setuju namanya yahya .lanjut akhirnya gw ngobrol ke masalah yang lebih sensitif kaya gene percakapannya:
Gw: ya lu punya temen cwe cantik ga di jurusanmu coz cwe matematik kan pinter2 gw suka cwe pinter..
Yahya/tanto:ga ada mas lagian kan anak ikom lebih banyak yag cantik ketimbang jur matematik,paling juga cwe matematik pake kcamata.
Gw:yah ntu dia cwe pake kacamata paling gue cari, selain cwe kacamata tuh bikin laki2 terpesona cwe matematika tuh kan bisa pake rumus klo pacaran nah rumus tuh gunanya buat hubungan makin awet and ga putus-putus kaya sinyal hp gw,tp klo ama anak komuniasi mah yang ada perang mulut terus, telat dikit ngomel, selingkuh dikit ngomel, bahkan gw pipis dikit juga ngomel ga lama duit bulanan tinggal dikit ngomel juga padahal yang punya uang bulanan kan gw. wah kasus kan.
Yahya/tanto: (Cekikikan)

Gw crita dia malah kena penyakit serupa yaitu cekikikan susah yah ngomong ama orang matematik…..

SEAL ONLINE(beda ma ragnarok) ruameee deh





Seal Online
game satu ini sama aja sih sama game2 online yang laen tapi ni game ngegemesin banget bikin ketagihan kaya nikotin tapi temen2 yang umur 15 thn ke atas kan udah dewasa jd masih bisa lah mengatur waktu untuk hal ini, jadi kmu simak ajah deh informasi yang aku kasih ke kamu...lets gooooh

Permainan

Tidak seperti game lainnya, Seal Online lebih ke arah permainan petualangan. Seal Online membuat pemain dapat mengontrol karakter mereka masing-masing. Level yang diberikan pun batasannya cukup tinggi, sehingga pemain dapat terus meningkat level mereka dan mencari barang dan perlengkapan yang sesuai dengan level mereka.

Profesi

  • Beginner : Karakter paling dasar di dalam Seal Online. Setelah mencapai level 10, pemain dapat memilih satu dari enam profesi lanjutan yang disediakan.
  • Knight : Profesi bertahan yang bertarung dengan menggunakan pedang dan perisai. Mereka memiliki tingkat pertahanan yang tinggi.
  • Warrior : Profesi yang sangat kuat dalam bertarung. Warrior menggunakan pedang dengan dua tangan untuk memberikan luka yang besar.
  • Mage : Profesi yang menggunakan kekuatan sihir. Walaupun tingkat pertahanannya lemah tetapi besar kekuatan sihir yang digunakannya sangat besar.
  • Cleric : Profesi dengan kemampuan serangan fisik dan penyembuhan. Mereka sangat setia kepada ajaran suci dan hidup dengan melayani Tuhan dari Shiltz.
  • Clown : Clown menggunakan pisau dan kartu untuk melakukan serangan kepada musuh mereka.
  • Craftsman : Craftsman dapat membuat berbagai barang dan menempa barang ke dalam tingkat yang cukup berbahaya. Craftsman dapat melindungi diri mereka dengan barang yang mereka buat dan palu untuk melukai musuhnya.
  • Destroyer: Profesi Tingkat Dua dari Knight. Merupakan profesi lanjutan yang dapat dipilih dari Knight. Beberapa skillnya berfungsi untuk menghancurkan kemampuan senjata dan armor lawan. Dengan menggunakan Shield dan senjata baru berupa kapak, Destroyer merupakan salah satu profesi yang memiliki pertahanan besar.
  • Paladin: Profesi Tingkat Dua dari Knight. Merupakan profesi lanjutan yang dapat dipilih dari Knight. Berkat dari kekuatan suci, Paladin memiliki skill serangan yang kuat, penambahan pertahanan, serta kemampuan menyembuhkan dan dapat dipastikan bahwa profesi ini sulit untuk dikalahkan. Kemampuan pertambahan hindarannya juga akan semakin mempersulit pihak lawan.
  • Barbarian: Profesi Tingkat Dua dari Warrior. Merupakan profesi lanjutan yang dapat dipilih dari Warrior. Tipe warrior frontal yang mengandalkan skill serangan yang berbahaya. Skill pasif serangannya mampu membuat lawan menjadi terdiam setelah terkena serangannya, sehingga memungkinkan Barbarian untuk terus melukai lawannya.
  • Blademaster: Profesi Tingkat Dua dari Warrior. Merupakan profesi lanjutan yang dapat dipilih dari Warrior. Blademaster mempunyai kelebihan dalam Combo Attack. Damage dari combonya sangatlah besar. Skill Retaliate memungkinkan untuk membalikkan damage dari lawan yang melukainya, serta memiliki skill yang dapat melemahkan kemampuan serangan dan pertahanan musuh.
  • Priest: Profesi Tingkat Dua dari Cleric. Merupakan profesi lanjutan yang dapat dipilih dari Cleric. Berkat kekuatan Elim memberinya kemampuan untuk memberkati teman-temannya dengan lebih dahsyat lagi. Memiliki skill pelindung yang dapat melindunginya dari serangan lawan. Bersama Priest, kamu tidak perlu takut untuk melawan siapapun.
  • Prophet: Profesi Tingkat Dua dari Cleric. Merupakan profesi lanjutan yang dapat dipilih dari Cleric. Prophet merupakan tipe battle, yang memiliki kemampuan penambahan kekuatan serangan. Prophet mampu mengurangi pertahanan dan akurasi musuh, serta kekuatan Combo yang ditingkatkan akan membuat lawan kesulitan menghadapinya.
  • Assassin: Profesi Tingkat Dua dari Jester. Merupakan profesi lanjutan yang dapat dipilih dari Clown. Assassin mementingkan serangan daripada pertahanan. Assasin adalah satu-satunya job yang memungkinkan untuk menggunakan 2 senjata sekaligus. Kemampuan hindaran yang lincah, pergerakan yang cepat, serta skill serangan kilat berupa teleport ke lawan adalah kelebihan dari Assassin.
  • Trickster: Profesi Tingkat Dua dari Jester. Merupakan profesi lanjutan yang dapat dipilih dari Clown. Profesi yang mengandalkan skill melempar sebagai serangan utamanya. Tidak hanya itu, kemampuan melempar dari Trickster sangat mematikan. Skill penambah serangan melempar ditambah dengan penambahan jarak lemparan dapat membuatnya sulit untuk didekati oleh musuh.
  • Freezer: Profesi Tingkat Dua dari Magician. Merupakan profesi lanjutan yang dapat dipilih dari Mage. Mage elemen air, dengan kekuatan dapat membekukan dan memperlambat gerakan lawan. Freezer mampu menciptakan sebuah pelindung yang menetralkan serangan musuh, ditambah dengan kekuatan untuk melipatgandakan kecepatan casting magic, membuatnya ditakuti lawan.
  • Burner: Profesi Tingkat Dua dari Magician. Merupakan profesi lanjutan yang dapat dipilih dari Mage. Mage elemen api, dengan kemampuan pengendalian elemen apinya, membuat magic yang dimiliki akan semakin dahsyat. Tidak hanya itu, pelindung api akan melindunginya sekaligus memantulkan kembali serangan lawannya.
  • Bomber: Profesi Tingkat Dua dari Craftsman. Merupakan profesi lanjutan yang dapat dipilih dari Craftsman. Merupakan tipe petarung, dilengkapi dengan palu besar dan skill Bom yang berbahaya. Salah satu kemampuannya dapat mengurangi pertahanan lawan dan mengakibatkan lawan tidak dapat beregenerasi kembali.
  • Smith: Profesi Tingkat Dua dari Craftsman. Merupakan profesi lanjutan yang dapat dipilih dari Craftsman. Berbeda dengan Bomber, profesi ini lebih memiliki skill pendukung daripada skill penghancur. Selain itu, skill menempa Smith sangatlah istimewa dan tidak dapat dibandingkan dengan profesi lainnya.

Skill untuk semua Profesi

  • Sleep : Skill dasar untuk regenerasi.
  • Trade : Skill untuk melakukan transaksi.
  • Bank : Untuk membuat sebuah akun di Bank Shiltz.
  • Martial Combo : Dasar untuk melakukan serangan combo yang dapat dilakukan oleh semua profesi.
  • Vending Shop : Untuk dapat membuat sebuah toko yang menjual barang.
  • Purchasing : Untuk dapat membuat sebuah toko yang membeli sebuah barang.
  • Fishing : Skill untuk memancing di danau atau sungai.
  • Emoticon : Skill untuk melakukan sebuah ekspresi.
  • Party : Skill untuk membuat sebuah grup atatu seorang pemain menggunakan sebuah fitur dinamakan "Speed party" untuk menemukan pemain lain yang ingin membentuk sebuah Grup.
Ni contoh gambar char yang udah lv tinggi heuhhh seremmmm..


Gamer Seal yang mo tau char gw whips di Tyancaem