Jumat, 06 Februari 2009

Kuliahhhh???????

Definisi Makna Kuliah

Belajar di perguruan tinggi merupakan suatu pilihan strategik dalammencapai tujuan individual seseorang. Semangat, cara belajar, dan sikap mahasiswa terhadap belajar sangat ditentukan oleh kesadaran akan adanya tujuan individual dan tujuan lembaga pendidikan yang jelas.

Dosen dan kuliah bukan merupakan sumber pengetahuan utama. Oleh karena itu, perlu diredefinisi pengertian kuliah sejak mahasiswa masuk perguruan tinggi. Kuliah merupakan ajang untuk mengkonfirmasi pemahaman mahasiswa dalam proses belajar mandiri. Untuk mendukung proses belajar mengajar seperti itu, pengendalian proses belajar harus dipandang lebih penting daripada hasil atau nilai ujian. Kalau proses belajar dijalankan dengan baik, nilai merupakan konsekuensi logis dari proses tersebut. Kalau proses belajar tidak dikendalikan secara semestinya, nilai tidak akan mencerminkan adanya perubahan perilaku walaupun nilai tersebut menambah atribut seseorang. Dengan demikian, akhirnya perguruan tinggi hanya berfungsi sebagai lembaga jasa pengujian (testing service institute) bukan lembaga pendidikan.

Banyak jalan menuju sukses pribadi. Perguruan tinggi paling tidak memberi jalan dan kontribusi yang berarti untuk menuju sukses pribadi sekaligus sukses bagi masyarakat.Perilaku mahasiswa di perguruan tinggi akan mewarnai berbagai sukses pribadi seseorang dan juga sukses masyarakat dan negara.

Dalam kondisi budaya belajar yang terlanjur menyimpang dari tujuan belajar yang seharusnya, tugas perguruan tinggi adalah mengubah secara radikal budaya menyimpang tersebut. Kesan keliru tentang arti kuliah dan belajar dapat diubah bila perguruan tinggi menciptakan citra baru tentang makna belajar melalui perubahan proses pembelajaran. Tidak selayaknya perguruan tinggi mengikuti selera mahasiswa atau masyarakat yang keliru. Perguruan tinggi harus mampu menghasilkan lulusan yang dapat mengubah masyarakat menjadi lebih baik.

Pertanyaan mendasar yang diajukan oleh Hall dan Cannon (1975) berikut ini perlu direnungkan dalam penyelenggaraan perguruan tinggi:

Should a university course be devised to help a student to fit into society or to encourage a student to change society?

Jadi, fungsi perguruan tinggi tidak hanya memberi keterampilan yang sesuai dengan kebudayaan tenaga kerja (link and match) tetapi lebih dari itu: memberi wawasan, visi, kearifan, daya inovasi daya belajar cepat dari situasi, daya nalar kritis, dan kepribadian kesarjanaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar